lilin tak dapat membayangkan
lilin tak sanggup mengimajinasikan
lilin tak kuasa mengartikan
betapapun kuatnya keinginan
tuk menghapus cahaya kesunyian
yang kian mengikuti
selalu menemani
semakin merasuki
adakah sesuatu yang kan menarikku dari tenggelamnya nurani?
sungguh, tak ingin mengadili
pun menghakimi
hanya saja,
cahaya ini semakin membutakan
sembilu yang terlampau tajam
hati yang mendekam
menambah hitam, kembali berduka....
tahukah kau?
titik air bola mata
membasahi
menandai leburnya pertahanan
wahai lilin-lilin disana,
lindungi aq dari hembusan angin
bantu aq untuk terus menerangi
setidaknya meredupkan sunyi
akan perihnya badai kehidupan,
akan perasaan yang takkan pernah berdamai..
No comments:
Post a Comment